immortal
Vilene
Kehidupan
,kematiaan,masa depan itulah takdir
Aku hanya
bisa berdiri terpaku sendiri melihat orang
tua ku ,kakak ku,bersimbah darah sembari melemparkan senyum penuh harap ‘’lari
lah vil sebelum ia membunuh mu jangan pikirkan kami ucap kaka dengan wajah memelas aku tidak tega menolak
permintaan terakhir mereka “ iya “
ucapku mengiyakan
Aku berlari
menjauhi rumah itu menang atau tidak
sama sekali semua ini harus aku jalani
Aku berlari
berlari sekua tenaga tidak ada lagi
tenaga yang pada akhirnya berlari menggunakan seluruh tenaga yang tersisa . aku
segera mempercepat lariku semakin aku
berlari semakin pula aku melemah
Dengan sekejap Seluruh cahaya itu memudar ,menjauh,bahkan hilang , aku merasakan hembusan angin yang entah apa itu , dengan sekejap pula aku merasa beku ,
jemari lembut salju menyentuh ku entah
lah apa itu , aku tak tau apa persisnya yang menyentuhku ,
“ LARILAH VIL
KAKAK BAIK BAIK SAJA ! “ . ayah , ibu,
kakak sudah percaya padaku mereka
berkorban demi ku aku akan lari ‘’ demi
tuhan aku tak akan mati ‘’ ucap hati kecil ku
. cahaya itu kembali walau masih redup
Sepanjang aku
berlari aku terus bertanya Tanya apa yang terjadi siapa mengapa ? aku coba cari jawaban sendiri namun sulit sekali untuk berpikir cahaya redup itu kembli hilang disertai
jatuhnya tubuhku .
Gelap , sunyi , dingin . inikah mati ?
Aku merasakan
jemari lembut dan dingin menggenggam tangan ku
Aku merasakan
sebuah nafas berat
Aku masih hidup?
Secara lega aku menyadari hal itu namun juga takut atas apa yang terjadi
Aku merasakan
bahwa aku semakin jatuh ke dalam kegelapan
Mereka bilang
aku adalah satu yang terpilih di abad ini aku mungkin juga akan jadi sejarah .
Aku juga ingat
apa yang mereka katakan , apa yang keluarga katakana
‘‘ mereka
memilihmu vilene mereka mahkluk
kegelapan ‘‘
Apa ? aku tak mengerti
christopher
Membayangkan nya
saja sudah membuat aku gila .
‘’Rambut blonde
nya , kulit putih nya , sorot mata nya . semua itu akan aku lakukan aku akan mencarinya jika tak bisa ku miliki
akan ku rebut saja ‘’
.flashback
‘’ tidak akan
kubiarkan kamu membawa putri ku , kalian para mahkluk penguasa sudah terlalu
banyak merampas hak kami para mahkluk biasa ”
“ jangan lakukan
itu dia tak tau apa apa , Vilene bukan
inti masalah ini , kami beri semua apa pun , apa pun”
.flashback end
Aku terus
melihat gadis itu berdiri terpaku , benar benar terpaku
. sembari
melihat sekeliling dimana semua rang yang bahkan tidak dikenalnya juga menjadi
korban semua orang tak bernyawa yang tak terhitung ratsan jumlah nya .
Aku tetap
berdiri di atas tanggga sembari melihat nya masuk berdiri di ambang pintu.
Ia berdiri sembari menutup mulutnya dengan rasa tak
percaya
Aku biarkan
mereka mengucapkan sepatah dua patah kata kata terakhinya , dengan nafas
tersenggal mereka sudah meregang nyawa mereka masing masing .
Baju putih
dengan kemeja putih yang ia gunakan tidak lagi putih semua tertutup darah ,
benar benar pekat , rambut blonde putih
nya tidak lagi putih sudah berwarna marun terpercik darah
Sneaker hitam
dan tas ransel itu benar benar sudah berubah warna karena luntur oleh warna
darah
Ia berlari , aku
tau ini tidak akan sulit , aku tau ia sudah kehilangan banyak tenaga setelah
peristiwa tadi
Aku menemukan nya
di tenngah perhutanan yang tak lagi rimbun
Baru kali ini
aku merasakan begitu dekat dengan nya ,
begitu hangat Begitu halus begitu tenang
Villene
Semua yang
tidak dapat ku lupakan membuatkumerasa
itu tak nyata
Aku tau itu
mimpi , mimpi yang lucu
Aku membuka
mataku . , semua ini interior mewah
dengan nuasa pastel klasik ini
sangat asing bagiku .
‘’m permisi
boleh saya masuk’’
‘’ yy aa t tentu
‘’
‘’ ini adalah
baju ganti yang sudah di pilih oleh
tuan christoph “
‘’ apa huhh? “
“ iya tuan
Christopher adalah pemiik villa ini dan nama saya Magdalene adalah assten di
villa ini panggil saya jika butuh bantuan saya undur diri”
“mm iya baik
terimakasih mag “
Aku membuka
fitrage jendela menghadap ke luar . dari
sana aku melihat
“ ini bukan
villa , ini ksastil, orang bodoh mana yang membawa ku ke sini . terserah aku
harus mengganti baju “
“ wait , baju
ini sangat cocok dengan selera ku .. tapi bagaimana bisa ?”
Chritopher
“Tolong selidiki semua tentang gadis itu”
‘’ baik tuan ‘’
Name: Vilene
annex Electra
Age: 20
Favorite color :
white , blue
Blood type : o +
“ baiklah cukup
“ ucap ku
“ awalnya kau
hanya mencintai darah nya kan?”
“ YA .”
VILENE
Baju putih itu
adala sebuah long dress , bergaya yunani
, sangat bergaya juga berkelas . “ ini
tahun berapa hah?” ucap hatiku .
Wlau tampak tak
suka namun diam diam aku sangat sangat sangat menyukai gaya baju ini . tampak
sangat klasil
“ cantik ya “
ucap seseorang yang lantas mengagetkan ku
. ia lelaki yang
berdiri di atas tangga , ia satu satunya yang hidup . berwajah tampan berkulit
pucat
“ kau ….”
“ yaa , apa kau
kaget ? , kita bertemu lagi well well apa yang terjadi , mengapa kau mematung
?”
Aku memundurkan
langkah ku , seandai nya ia berhenti berjalan kea rah ku munin juga aku akan
berhenti berjalan mundur
, aku merasakan
menabrak laci kasur dengan segala harapan aku berharap bahwa pisau buah itu segera berada tepat di tanganku .
Aku segera
menodongkan pisau
“ letakan! Kau bisa melukai dirimu sendiri !“
‘’ tidak setelah
apa yang kau lakukan pada orang orang tak bersalah
“ well aku
Christ “
“ then why? I
don t care about you”
“ I just want to
say , will you marry me ?”
“ w w w what ,?
, what are you talking about?”
“MATILAH AKU .
SETELAH SEMUA ORANG DI BANTAI SEKARANG AKU HARUS HIDUP BERSAMA SEMUA ORANG GILA
INI “
“ HAAHAHAHA JUST
KIDING WHY SO SERIOUS “