Jumat, 10 Februari 2017

immortal love story



                                           immortal
Vilene
Kehidupan ,kematiaan,masa depan itulah takdir
Aku hanya bisa  berdiri terpaku sendiri melihat orang tua ku ,kakak ku,bersimbah darah sembari melemparkan senyum penuh harap ‘’lari lah vil sebelum ia membunuh mu jangan pikirkan kami ucap kaka  dengan wajah memelas aku tidak tega menolak permintaan terakhir mereka     “ iya “ ucapku  mengiyakan
Aku berlari menjauhi rumah itu  menang atau tidak sama sekali semua ini harus aku jalani

Aku berlari berlari  sekua tenaga tidak ada lagi tenaga yang pada akhirnya berlari menggunakan seluruh tenaga yang tersisa . aku segera mempercepat lariku  semakin aku berlari semakin pula aku melemah             
       Dengan sekejap  Seluruh cahaya itu memudar        ,menjauh,bahkan hilang , aku merasakan  hembusan angin yang entah apa  itu , dengan sekejap pula aku merasa beku , jemari lembut salju menyentuh ku  entah lah apa itu , aku tak tau apa persisnya yang menyentuhku ,

“ LARILAH VIL KAKAK BAIK BAIK SAJA ! “   . ayah , ibu, kakak  sudah percaya padaku mereka berkorban demi ku aku akan lari  ‘’ demi tuhan aku tak akan mati ‘’ ucap hati kecil ku    . cahaya itu kembali walau masih redup

Sepanjang aku berlari aku terus bertanya Tanya apa yang terjadi siapa mengapa ?  aku coba cari jawaban sendiri  namun sulit sekali untuk berpikir  cahaya redup itu kembli hilang disertai jatuhnya tubuhku .


Gelap  , sunyi , dingin . inikah mati ?


Aku merasakan jemari lembut dan dingin menggenggam tangan ku
Aku merasakan sebuah nafas berat

Aku masih hidup? Secara lega aku menyadari hal itu namun juga takut   atas apa yang terjadi

Aku merasakan bahwa aku semakin jatuh ke dalam kegelapan 

Mereka bilang aku adalah satu yang terpilih di abad ini aku mungkin juga akan jadi sejarah .

Aku juga ingat apa yang mereka katakan , apa yang keluarga katakana

‘‘ mereka memilihmu vilene  mereka mahkluk kegelapan ‘‘

Apa ?  aku tak mengerti
christopher
Membayangkan nya saja sudah membuat aku gila .
‘’Rambut blonde nya , kulit putih nya , sorot mata nya . semua itu akan aku lakukan  aku akan mencarinya jika tak bisa ku miliki akan ku rebut saja ‘’



.flashback
‘’ tidak akan kubiarkan kamu membawa putri ku , kalian para mahkluk penguasa sudah terlalu banyak merampas hak kami para mahkluk biasa ”

“ jangan lakukan itu dia tak tau apa apa , Vilene  bukan inti masalah ini , kami beri semua apa pun , apa pun”


.flashback end
Aku terus melihat gadis itu berdiri terpaku , benar benar terpaku 
. sembari melihat sekeliling dimana semua rang yang bahkan tidak dikenalnya juga menjadi korban semua orang tak bernyawa yang tak terhitung ratsan jumlah nya .

Aku tetap berdiri di atas tanggga sembari melihat nya masuk berdiri di ambang pintu.
Ia berdiri  sembari menutup mulutnya dengan rasa tak percaya
Aku biarkan mereka mengucapkan sepatah dua patah kata kata terakhinya , dengan nafas tersenggal mereka sudah meregang nyawa mereka masing masing .

Baju putih dengan kemeja putih yang ia gunakan tidak lagi putih semua tertutup darah , benar benar pekat ,  rambut blonde putih nya tidak lagi putih sudah berwarna marun terpercik darah

Sneaker hitam dan tas ransel itu benar benar sudah berubah warna karena luntur oleh warna darah

Ia berlari , aku tau ini tidak akan sulit , aku tau ia sudah kehilangan banyak tenaga setelah peristiwa tadi

Aku  menemukan nya  di tenngah perhutanan yang tak lagi rimbun

Baru kali ini aku merasakan  begitu dekat dengan nya , begitu hangat  Begitu halus begitu tenang






Villene
Semua yang tidak  dapat ku lupakan membuatkumerasa itu tak nyata
Aku tau itu mimpi , mimpi yang lucu

Aku membuka mataku .  , semua ini interior mewah dengan nuasa pastel klasik   ini sangat  asing bagiku .

‘’m permisi boleh saya masuk’’
‘’ yy aa t tentu ‘’
‘’ ini adalah baju ganti yang sudah di pilih oleh  tuan  christoph “

‘’ apa  huhh? “
“ iya tuan Christopher adalah pemiik villa ini dan nama saya Magdalene adalah assten di villa ini panggil saya jika butuh bantuan saya undur diri”
“mm iya baik terimakasih mag “

Aku membuka fitrage jendela menghadap ke luar . dari  sana aku melihat

“ ini bukan villa , ini ksastil, orang bodoh mana yang membawa ku ke sini . terserah aku harus mengganti baju “
“ wait , baju ini sangat cocok dengan selera ku .. tapi bagaimana bisa ?”

Chritopher
 “Tolong selidiki semua tentang gadis itu”
 ‘’ baik tuan ‘’

Name: Vilene annex Electra
Age: 20
Favorite color : white , blue
Blood type : o +


“ baiklah cukup “ ucap ku
“ awalnya kau hanya mencintai darah nya kan?”
 “ YA .”










                                     
VILENE
Baju putih itu adala sebuah long dress , bergaya  yunani , sangat bergaya juga berkelas  . “ ini tahun berapa hah?” ucap hatiku .
Wlau tampak tak suka namun diam diam aku sangat sangat sangat menyukai gaya baju ini . tampak sangat klasil

“ cantik ya “ ucap seseorang yang lantas mengagetkan ku
. ia lelaki yang berdiri di atas tangga , ia satu satunya yang hidup . berwajah tampan berkulit pucat
“ kau ….” 
“ yaa , apa kau kaget ? , kita bertemu lagi well well apa yang terjadi , mengapa kau mematung ?”
Aku memundurkan langkah ku , seandai nya ia berhenti berjalan kea rah ku munin juga aku akan berhenti berjalan mundur
, aku merasakan menabrak laci kasur dengan segala harapan aku berharap bahwa pisau  buah itu segera berada tepat di tanganku .
Aku segera menodongkan pisau
“ letakan!  Kau bisa melukai dirimu sendiri !“
‘’ tidak setelah apa yang kau lakukan pada orang orang tak bersalah
“ well aku Christ “
“ then why? I don t care about you”
“ I just want to say , will you marry me ?”
“ w w w what ,? , what are you talking about?”
“MATILAH AKU . SETELAH SEMUA ORANG DI BANTAI SEKARANG AKU HARUS HIDUP BERSAMA SEMUA ORANG GILA INI “


“ HAAHAHAHA JUST KIDING  WHY SO SERIOUS “

Tidak ada komentar:

Posting Komentar